Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Saran berinvestasi

Faktor-faktor yang berpengaruh dalam berinvestasi bag 2

5.Modal                               Faktor lain yang mempengaruhi investasi adalah modal.Modal merupakan faktor mutlak yang harus dimiliki oleh seorang investor.Besar kecilnya modal tergantung dari besar kecilnya kebutuhan dan kemampuan investor.Semakin besar kebutuhan akan modal,semakin besar pula keuntungan yang di harapkan. 6.Keberanian untuk berinvestasi Keberanian juga merupakan faktor yang mempengaruhi seseorang untuk berinvestasi.Mengapa demikian? Tanpa adanya keberanian,seseorang tidak akan berinvetasi.Perasaan takut mengalami kerugian memang akan terus menghantui seorang investor.Namun,mengapa seseorang harus takut bila investasi akan dilakukan sudah diperhitungkan terlebih dahulu dengan matang? Justru risiko yang akan dihadapi harus menjadi acuan untuk lebih berani dalam berinvestasi. 7.Pajak Faktor pajak juga perlu dipertimbangkan.Investor perlu memperhitungkan besar kecilnya...

Faktor-faktor yang berpengaruh dalam Berinvestasi Bag 1

Dalam melakukan investasi,seseorang pasti berfikir tentang faktor-faktor yang mempengaruhinya.Hal ini di lakukan untuk menentukan hal apa saja yang harus di perhitungkan saat ingin berinvestasi.Hal ini juga di lakukan untuk menyusekseskan tujuan investor dalam berinvestasi dan mengurangi risiko yang dapat di timbulkan.Berikut adalah faktor-faktor yang perlu di perhatikan dalam berinvestasi. 1.Tujuan investasi Dalam melakukan kegiatan apapun,hal pertama yang harus di lakukan adalah menentukan tujuan yang ingin di capai.Demikian pula dalam berinvestasi.Investor harus menentukan tujuan yang ingin di capai.Umumnya,tujuan orang berinvestasi adalah mencari keuntungan atau tambahan penghasilan pada masa yang akan datang.Tujuan harus di tentukan dngan jelas,nyata dan realistis.Jelas berarti ada yang ingin di capai dalam berinvestasi,nyata berarti tujuan yang ingin di capai adalah hal nyata,bukan suatu hayalan,dan realistis berarti tujuan tersebut dapat di capai sesuai dengan kemampu...

7 Alasan Mengapa Perencanaan Keuangan Di Butuhkan

Pada20-30 tahun lalu, masa-masa orang tua kita masih membiayai hidup kita, belum ada yang namanya profesi Financial Planner atau Perencana Keuangan di Indonesia. Tapi 10 tahun belakangan ini profesi ini sudah banyak bermunculan di Indonesia. Dengan berkembangnya gaya hidup yang semakin konsumtif, naiknya inflasi yang membuat kebutuhan hidup dimasa yang akan datang semkin mahal, banyaknya produk-produk investasi yang ditawarkan, dan semakin sadarnya masyarakat akan kesejahteraan hidupnya. Beberapa alasan mengapa kita membutuhkan sebuah Perencanaan Keuangan : 1. Untuk melindungi diri kita dan keluarga dari risiko keuangan Dalam siklus hidup tentunya ada masa-masa naik dan turunnya tingkat kehidupan , dan tidak dapat dipungkiri, dimanapun situasi kehidupan kita, pastinya berhubungan dengan uang. Naik turunnya situasi keuangan masih dapat diatasi dengan bantuan seorang profesional. Apa saja masalah-masalah penting dan darurat yang berhubungan dengan keuangan, contohnya adalah : kehi...

Mengapa berinvestasi?

Jika Anda membaca artikel ini yang harus berarti bahwa Anda sudah tertarik untuk berinvestasi dan memeliki beberapa argumen untuk itu.Tapi biarkan saya membantu Anda untuk menjadi yakin. Investasi adalah gaya hidup Anda.Anda selalu dapat memilih gaya hidup Anda dalam segala hal.Jika Anda ingin,Anda dapat menyelamatkan dan menyimpan uang untuk investasi atau tujuan lain.Atau Anda dapat bertindak sebaliknya,untuk menjadi konsumen dan menghabiskan semua uang Anda miliki atau bahkan lebih mengambil kredit. Ada banyak orang yang tidak bisa menyimpan uang secara mandiri.Itu hanya jenis karakter dan tidak dapat di rubah.Bahkan jika orang tersebut mendapatkan uang besar,mereka menghabiskan cepat uang kecil dan jumlah besar uang di rekening bank hanya membuat mereka gugup. Kutub yang karakter berlawanan adalah suatu penghemat.Orang tersebut akan selalu memiliki uang untuk hari yang buruk dan menghabiskan kurang dari yang mereka dapatkan.Hal itu wajar baginya dan tidak membutuhkan usa...

Pentingnya Dari Diversifikasi

Diversifikasi adalah teknik yang mengurangi   risiko   dengan mengalokasikan investasi antara berbagai instrumen keuangan, industri dan kategori lainnya.   Ini bertujuan untuk memaksimalkan   kembali   dengan berinvestasi di daerah yang berbeda yang masing-masing akan bereaksi secara berbeda terhadap peristiwa yang sama.   Investasi yang paling profesional setuju bahwa, meskipun tidak menjamin terhadap kerugian, diversifikasi   adalah komponen yang paling penting untuk mencapai sasaran jangka panjang keuangan dan meminimalkan risiko.   Di sini, kita melihat mengapa hal ini benar, dan bagaimana untuk mencapai diversifikasi dalam Anda   portofolio   . Diversifikasi   secara alami menarik bagi makhluk menghindari risiko dalam setiap investor.   Taruhan semua uang Anda hanya pada satu kuda tampaknya lebih berisiko daripada menyebar taruhan Anda pada empat kuda yang berbeda - dan itu bisa.   Tapi, bagaimana Anda memilih kuda...

Berbagai Jenis Risiko

Investor menghadapi dua jenis utama dari risiko ketika berinvestasi: Undiversifiable   - Juga dikenal sebagai "sistematis" atau "   risiko pasar   , "undiversifiable risiko terkait dengan setiap perusahaan.   Penyebab hal-hal seperti   inflasi   harga,   nilai tukar   , ketidakstabilan politik, perang dan   su ku bunga   .   Jenis risiko tidak spesifik untuk suatu perusahaan atau industri tertentu, dan tidak dapat dihilangkan, atau dikurangi, melalui diversifikasi, itu hanya sebuah resiko bahwa investor harus menerima.   Diversifiable   - Risiko ini juga dikenal sebagai "   unsystematic risk   , "dan itu adalah khusus untuk, industri perusahaan, ekonomi pasar, atau negara, melainkan dapat dikurangi melalui diversifikasi.   Sumber yang paling umum dari unsystematic risk adalah bisnis risiko dan   risiko keuangan   .   Jadi, tujuannya adalah untuk berinvestasi dalam berbagai as...

RINGKASAN: LANGKAH-LANGKAH SEBELUM BERINVESTASI

1. Tetapkan berapa besar dana dan waktu yang anda miliki Anda bisa memilih untuk menyimpan uang anda di bank dimana anda bisa mengakses uang anda kapan saja. Berapa banyak uang yang anda simpan di bank dan berapa banyak uang yang akan anda investasikan? 2. Pahami tipe-tipe investasi Jika anda tidak memiliki waktu atau informasi yang cukup tentang berinvestasi, anda harus benar-benar mempertimbangkan apakah perlu bagi anda untuk berinvestasi. • Anda harus memahami pilihan-pilihan yang tersedia dan risiko yang terkandung didalamnya. • Selama anda berinvestasi, anda harus memonitor performanya. • Anda harus memutuskan kapan anda menjual investasi anda. Peroleh informasi dari pihak yang menjual dan situs dari pihak yang menerbitkan instrumen investasi tersebut, juga dari situs regulator (Bapepam-LK) dan bursa efek.

LIKUIDITAS: BISAKAH ANDA MEMPEROLEH DANA ANDA KEMBALI KETIKA ANDA MEMBUTUHKANNYA?

Jika anda menggunakan dana anda untuk membeli rumah atau kendaraan, anda tidak bisa menggunakan uang anda tersebut untuk hal lain kecuali anda menjual aset anda terlebih dahulu. Jika anda menjualnya, nilai uang yang anda terima tergantung dari kondisi pasar dari rumah atau kendaraan anda tersebut. Aset seperti rumah atau kendaraan secara umum dikelompokkan dalam illiquid aset karena tidak mudah menukar aset tersebut menjadi uang cash. Saham atau obligasi mungkin menjadi illiquid bila investor kesulitan dalam menemukan investor lain yang ingin membeli ketika mereka akan menjual atau ketika tidak ada kesepakatan harga. Tujuan dari bursa efek adalah untuk menyediakan likuiditas bagi instrumen investasi. Perusahaan yang menerbitkan saham dan obligasi bisa mendaftarkan efek mereka ke bursa efek. Karena listing di bursa efek meningkatkan likuiditas, efek yang terdaftar di bursa efek biasanya lebih menarik bagi investor. Hanya broker-dealers yang berlisensi yang bisa memperdagangkan efek s...

INVESTASI LANGSUNG DI REKSA DANA: INVESTOR MEMUTUSKAN REKSA DANA MANA YANG AKAN DIBELI

Manajer Investasi Yang Memilih Saham, Obligasi, Atau Aset Lain Yang Akan Dibeli  Perusahaan Yang Mengelola Aset Fisiknya                                                                               Sebagian investor tidak memiliki waktu atau pengetahuan yang cukup tentang perusahaan atau lembaga pemerintah penerbit obligasi. Daripada investor salah berinvestasi karena tidak memiliki informasi yang cukup terhadap instrumen investasi, investor cenderung untuk membayar ongkos jasa atau fee ke Manajer Investasi (MI) yang profesional untuk memilihkan obligasi atau saham untuk dimasukkan dalam portofoli...

INVESTASI LANGSUNG DI OBLIGASI: INVESTOR MEMUTUSKAN OBLIGASI MANA YANG AKAN DIBELI

Perusahaan Yang Mengelola Aset Fisiknya Saat investor membeli obligasi suatu perusahaan, investor menerima pembayaran bunga dari penerbit obligasi sampai dengan jangka waktu tertentu (term of maturity). Dengan kata lain, seorang pemegang obligasi (bondholder) menerima pendapatan tetap dari perusahaan, pada saat yang ditentukan, dan dengan tingkat suku bunga yang telah disepakati. Berinvestasi di obligasi dianggap lebih rendah risikonya dibandingkan dengan berinvestasi di saham karena adanya pembayaran teratur yang telah disepakati (tidak seperti dividen). Obligasi juga bisa diterbitkan oleh lembaga pemerintah. Obligasi pemerintah ini dianggap lebih aman daripada obligasi perusahaan. Karena lebih aman, bunga yang dibayarkan menjadi lebih kecil dibanding dengan bunga dari obligasi perusahaan.

INVESTASI LANGSUNG PADA SAHAM: INVESTOR MEMUTUSKAN SAHAM MANA YANG AKAN DIBELI

Perusahaan Yang Mengelola Aset Fisiknya Perusahaan menerbitkan saham dan obligasi untuk memperoleh dana bagi kelangsungan bisnisnya. Investor Perusahaan berada dalam lingkup yang lebih besar bila dibandingkan Investor perseorangan, tapi mereka menjalankan fungsi yang sama. Mereka membeli dan mengelola aset untuk meraih keuntungan/profit (penerimaan setelah dikurangi semua biaya). Saat investor membeli saham suatu perusahaan, investor tersebut dapat menerima pembagian keuntungan dari perusahaan tersebut. Pembagian keuntungan kepada pemegang saham atau shareholder disebut dividen.