Langsung ke konten utama

Episode 3

Pagi-pagi kami sudah berangkat sekolah,padahal jam masuk masih lama.Aku dan Rangga segera nongkrong santai di pematang sawah pak Amir.Mata kami dingin lihat padi yang hijau,dinginnya ngalahin kulkas dua pintu.Tiba-tiba di samping kami ada pak Amir dan berkata yang mengagetkan kami,”Hayo kalian lagi ngapain,mau ngerusak tanaman padiku ya?”.

“E.....enak saja di kira kita tikus sawah kali Ngga,kami di sini lagi menjalankan tugas dari kakek pak Amir” jawabku.
“Emang kakek kalian nyuruh apa?” tanya pak Amir.
Kami di suruh belajar ilmu padi pak” jawab Rangga.
“Ya sudah kalo kalian mau belajar ilmu padi....semoga berhasil dan jangan makan tanaman padiku ya?” kata pak Amir sambil ngloyor pergi dan kami hanya manyun aja.
Setelah beberapa lama aku ajak Rangga pergi ke sekolah,”Ayo Ngga...kita berangkat sekolah”.
“Sen....kamu koq rajin banget sih pergi sekolah? Tanya Rangga.
“Karena aku punya vitamin yang bikin semangat ke sekolah Ngga’ jawabku sambil menepuk dada.
“Emang apa rahasiamu....bagi donk”.Aku menoleh kekanan dan ke kiri.
“E.....di tanya malah nengok kanan kiri,kayak mau nyebrang aja”.
Aku hanya nyengir kuda.”Oke lah ku beri tahu...mana telingamu Ngga,koq nggak ada?”.
“Ini telinga ku” jawab Rangga sambil nunjuk telinganya,”Emang ngapain pake bisik-bisik sih?”.
“Namanya juga rahasia...ya pake bisik-bisiklah,sudah hukumnya kali” jawabku.
“Sudah langsung aja,ribet banget”.
“Baiklah ku beri tahu....karena di sekolah ada adinda Dini,jadi aku semangat...he...he...he”.
“Ha!!!!...jadi itu rahasianya,jauh dari bermutu rahasiamu” jawab Rangga sambil nyepak batu.
“Yang penting berkhasiat Ngga....ayo Ngga cepat ke sekolah Ngga,nti aku terlambat menyapa dinda Dini” kataku.
“Hueeekkk!!!!...koq aku jadi mual-mual ya denger perkataanmu” kata Rangga sambil membungkuk memegang perutnya.
“He...he..he...ayo Ngga” kataku sambil lari.
“Tunggu Sen!!!!” teriak Rangga sambil mengejarku.
Setelah berbulan-bulan mengamati tanaman padi tapi kami tidak mengerti apa yang di maksud kakek.
“Ngga...apa ya maksud kakek...kita sudah mengamati tanaman padi ini tapi tetap nggak tahu?” tanyaku.
“Mungkin maksud kakek itu....” sambil memegang keningnya,kayak orang berpikir tapi aku tahu(diakan nggak punya otak) dan ternyata benar perkiraanku,jawabannya ngawur.
“Yang di maksud kakek pasti dari tanaman padi hijau jadi kuning,pasti itu maksudnya” kata Rangga saambil manggut-manggut.
“Dasar sontoloyo...kalo itu mending kita ngamati mangga pak Somad...kan sama-sama dari hijau ke kuning,malah bisa langsung di makan” jawabku sambil manyun.
Kami terkejut saat ada yang bertanya pada kami,”Sudah tahu apa itu ilmu padi?”,ternyata pak Amir yang bertanya.
“Belum pak” jawab kami bersamaan.
“Baiklah bapak jelaskan apa ilmu padi” kata pak Amir dan mata kami pun berbinar-binar.
“Lihat padi itu.....” kata pak Amir sambil menunjuk tanaman padi.
“Tanaman padi itu semakin berisi akan semakin menunduk” kata pak Amir.
“Bener Ngga...apa yang di ucapkan pak Amir” seruku,”Lalu apa makna di baliknya pak?”.
“Maknanya....semakin kalian mempunyai banyak ilmu,jangan kalian semakin sombong tapi semakin rendah hati” jawab pak Amir.
“Pak Amir koq tahu ilmu padi...kenapa nggak beri tahu dari awal aja?” tanya Rangga.
“Kalo ku beri tahu dari awal...ya kalian nggak belajar donk....belajar itu perlu usaha adik-adik yang manis” jawab pak Amir sambil ngloyor pergi.
“Kita sudah tahu ilmu padi Ngga....saatnya kita temui kakek tuk dapat ilmu baru...asik!!!!” teriakku sambil lari dengan langkah angin.
“Waduh aku di tinggal....Tunggu Sen!!!!” teriak Rangga sambil mengejarku dengan ilmu langkah angin juga.

                                                                              Bersambung.............

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Forex

Apa itu Forex? Jika Anda pernah bepergian ke negara lain, biasanya Anda harus menemukan stan penukaran mata uang di bandara, dan kemudian menukar uang yang Anda miliki ke dalam mata uang negara yang Anda kunjungi. Anda pergi ke counter dan melihat layar menampilkan nilai tukar yang berbeda untuk mata uang yang berbeda. Anda menemukan “yen Jepang” dan berpikir , “WOW satu dolar saya! Senilai ¥ 100?! Dan aku punya sepuluh dolar! Aku akan menjadi kaya!” (Kegembiraan ini cepat hilang ketika Anda berhenti di sebuah toko di bandara untuk membeli sekaleng soda dan tiba-tiba setengah uang anda hilang.) Ketika Anda melakukan ini, Anda pada dasarnya sudah berpartisipasi dalam pasar forex! Anda telah menukar satu mata uang ke mata uang yang lain. Atau dalam istilah forex trading, dengan asumsi Andaorang Amerika mengunjungi Jepang, Anda telah menjual dolar dan membeli yen. Sebelum Anda terbang kembali ke rumah, Anda berhenti di stan pertukaran mata uang untuk menukar yen dan perhatikan nilai tuka...

Masturbasi yang Tidak Berlebihan Berikan Efek Positif

Masturbasi merupakan salah satu praktik seks yang terbilang aman. Jika dilakukan dengan benar, maka masturbasi bisa memberikan efek yang positif bagi kesehatan tubuh. Apa saja itu? "Masturbasi merupakan bagian dari kehidupan seks yang sehat, aman serta tidak berbahaya," ujar Gloria Brame, PhD, seorang seksolog klinis, seperti dikutip dari Menshealth, Jumat 6/1/2012). Berikut ini 5 manfaat kesehatan yang bisa didapatkan jika melakukan masturbasi secara teratur dan tidak berlebihan yaitu: 1. Mencegah kanker Sebuah studi yang dilakukan peneliti Australia tahun 2003 menemukan laki-laki yang ejakulasi lebih dari 5 kali dalam seminggu maka kemungkinannya sepertiga kali lebih kecil untuk mengembangkan kanker prostat. Salah satu peneliti mengungkapkan racun penyebab penyakit ini yang ada dalam saluran urogenital akan keluar dari sistem tubuh ketika seseorang melakukan masturbasi hingga mencapai ejakulasi. 2. Membuat penis lebih keras saat ejakulasi Secara alamiah peni...